Want to actually learn this — with audio, spaced repetition and progress tracking?

Study in the app →

Help improve this content. If something looks off, let us know →

Indonesian · BIPA 1 (A1) · Chapter 40

Saya mengirim pesan kepadamu Ich schicke dir eine Nachricht

Telefonieren und Nachrichten senden. Wortschatz: menelepon, pesan, mengirim, menerima, membalas, kabar, suara, ponsel, sinyal, kepada. Kerngrammatik: der Empfänger-Marker „kepada". Wenn du jemandem etwas (eine Nachricht, einen Brief) SENDEST, wird der Empfänger mit „kepada" markiert: „Saya mengirim pesan kepada Budi" (ich sende Budi eine Nachricht); „kepada kamu" kann zu „kepadamu" (an dich) verkürzt werden. Beachte: „menelepon" nimmt die Person direkt („Saya menelepon kamu" = ich rufe dich an), aber „mengirim" nimmt eine SACHE als Objekt, und der Empfänger braucht „kepada". Englischsprecher kopieren „send YOU a message" (zwei Objekte) und sagen „mengirim kamu pesan" ✗ → richtig ist „mengirim pesan kepadamu" ✓. Aussprache-Ecke: „menelepon", „mengirim", „kepadamu".

mengirim kamu pesan? mengirim pesan kepadamu — mengirim kamu pesan? oder mengirim pesan kepadamu

  1. Mike Budi, nanti saya akan mengirim kamu pesan. Budi, später schicke ich dir eine Nachricht. (Patzer: der Empfänger braucht „kepada" → mengirim pesan kepadamu)
  2. Budi Hampir benar! Tapi "mengirim" butuh "kepada" untuk penerima: "mengirim pesan kepadamu". Fast richtig! Aber „mengirim" braucht „kepada" für den Empfänger: „mengirim pesan kepadamu".
  3. Mike Oh, benda dulu, lalu orang. Saya akan mengirim pesan kepadamu nanti malam. Ach so, erst die Sache, dann die Person. Ich schicke dir heute Abend eine Nachricht.
  4. Budi Nah, sempurna! Tapi kalau menelepon, langsung saja: "Saya menelepon kamu", tanpa "kepada". Na also, perfekt! Aber wenn du anrufst, direkt: „Saya menelepon kamu", ohne „kepada".
  5. Mike Mengerti. Menelepon langsung ke orang, mengirim pakai "kepada". Verstanden. „menelepon" direkt zur Person, „mengirim" nutzt „kepada".
  6. Budi Tepat sekali! Kalau begitu, saya tunggu pesanmu. Jangan lupa balas, ya! Ganz genau! Dann warte ich auf deine Nachricht. Vergiss nicht zu antworten!

Menelepon karena sinyal buruk — Anrufen wegen schlechtem Empfang

  1. Sari Mike, aku mengirim pesan kepadamu tadi, tapi kamu tidak membalas. Mike, ich habe dir vorhin eine Nachricht geschickt, aber du hast nicht geantwortet.
  2. Mike Maaf! Sinyal di kantor buruk, jadi aku tidak menerima pesanmu. Entschuldigung! Der Empfang im Büro war schlecht, also habe ich deine Nachricht nicht erhalten.
  3. Sari Tidak apa-apa. Lain kali, telepon saja aku kalau penting. Kein Problem. Nächstes Mal ruf mich einfach an, wenn es wichtig ist.
  4. Mike Baik. Sekarang aku menelepon kamu supaya kita bisa bicara langsung. Gut. Jetzt rufe ich dich an, damit wir direkt reden können.
  5. Sari Bagus, suaramu jelas sekarang. Ada kabar apa? Gut, deine Stimme ist jetzt klar. Was gibt es Neues?
  6. Mike Kabar baik! Aku dapat pekerjaan. Nanti aku kirim detailnya kepadamu lewat pesan. Gute Nachricht! Ich habe den Job. Ich schicke dir die Details später per Nachricht.
汉字PinyinPOSMeaning
menelepon v. anrufen
pesan n. Nachricht
mengirim v. senden, schicken
menerima v. empfangen, erhalten
membalas v. antworten
kabar n. Nachricht, Neuigkeit
suara n. Stimme, Ton
ponsel n. Handy
sinyal n. Signal, Empfang
kepada prep. an (eine Person)

Penerima "kepada" (+ "kepadamu") Der Empfänger „kepada" (+ „kepadamu")

Ketika kamu mengirim sesuatu — pesan, surat, hadiah — kepada seseorang, penerimanya ditandai dengan "kepada": "Saya mengirim pesan kepada Budi" (I send a message to Budi), "Dia menulis surat kepada ibunya". Objek langsungnya adalah BENDA yang dikirim (pesan, surat), dan orang yang menerimanya datang setelah "kepada". Enklitik yang sudah kamu kenal untuk kepemilikan (-mu, -ku, -nya) juga menempel di sini: "kepada kamu" → "kepadamu" (to you), "kepada saya" → "kepadaku" (to me, informal). Bandingkan dengan "menelepon", yang mengambil orang secara LANGSUNG tanpa "kepada": "Saya menelepon kamu" ✓ (bukan "menelepon kepada kamu"). Kesalahan umum: bahasa Inggris memakai dua objek, "send YOU a message", jadi pembelajar berkata "mengirim kamu pesan" ✗ → yang benar "mengirim pesan kepadamu" ✓ atau "mengirim pesan kepada kamu" ✓.

Wenn du jemandem etwas — eine Nachricht, einen Brief, ein Geschenk — sendest, wird der Empfänger mit „kepada" markiert: „Saya mengirim pesan kepada Budi" (ich sende Budi eine Nachricht), „Dia menulis surat kepada ibunya" (sie schreibt ihrer Mutter einen Brief). Das direkte Objekt ist die gesendete SACHE (Nachricht, Brief), und wer sie empfängt, kommt nach „kepada". Die Enklitika, die du schon vom Besitz kennst (-mu, -ku, -nya), hängen sich auch hier an: „kepada kamu" → „kepadamu" (an dich), „kepada saya" → „kepadaku" (an mich, informell). Vergleiche mit „menelepon", das die Person DIREKT ohne „kepada" nimmt: „Saya menelepon kamu" ✓ (ich rufe dich an), nicht „menelepon kepada kamu". Häufiger Fehler: Englisch nutzt zwei Objekte, „send YOU a message", also sagen Lernende „mengirim kamu pesan" ✗ → richtig ist „mengirim pesan kepadamu" ✓ oder „mengirim pesan kepada kamu" ✓.

  • Saya mengirim pesan kepadamu tadi pagi. Ich habe dir heute Morgen eine Nachricht geschickt.
  • Dia menelepon saya, tapi sinyalnya buruk. Sie hat mich angerufen, aber der Empfang war schlecht.
  • Tolong balas pesan kepada Sari, ya. Antworte bitte mit einer Nachricht an Sari.
  • Kami menerima kabar baik dari kantor. Wir haben gute Nachrichten aus dem Büro erhalten.

Want to actually learn this — with audio, spaced repetition and progress tracking?

Study in the app →

Report an issue

Spotted an error or have a suggestion? Every report helps us improve this content.