Want to actually learn this — with audio, spaced repetition and progress tracking?

Study in the app →

Help improve this content. If something looks off, let us know →

Portuguese · CEFR Band 1 (A1) · Chapter 45

Ligando as ideias: o fim do A1 Menghubungkan gagasan: akhir A1

Tinjauan dan penutup A1. Poin utama: KONEKTOR, kata-kata kecil yang menyatukan kalimat pendek menjadi ucapan alami. Setara: e (dan — penambahan), mas (tetapi — kontras), ou (atau — pilihan). Sebab: porque (karena — menjawab "mengapa?"). Akibat: por isso, então, assim ("jadi, oleh karena itu"). Penambahan: também (juga), além disso (selain itu). Urutan bercerita: primeiro (pertama), depois (lalu), finalmente / por fim (akhirnya). Tanpanya, kamu bicara dalam blok terlepas ("Estou cansado. Vou dormir." Saya lelah. Saya mau tidur.); dengannya, ucapan mengalir ("Estou cansado, por isso vou dormir." Saya lelah, jadi saya mau tidur.). JEBAKAN utama, dan sangat khas penutur Inggris: mengacaukan SEBAB dan AKIBAT. "porque" menunjuk sebab (datang sebelum alasan); "por isso / então" menunjuk hasil (datang sebelum akibat). "Estou cansado PORQUE trabalhei muito" (Saya lelah karena banyak bekerja — sebab) ✓; "Trabalhei muito, POR ISSO estou cansado" (Saya banyak bekerja, jadi saya lelah — akibat) ✓. Menukarnya membalik makna. Ini bab terakhir A1: di sini kamu menyatukan semuanya — menyapa, memperkenalkan diri, masa kini dan lampau, permintaan sopan, bicara soal keluarga, makanan, perjalanan, dan pesta — dalam kalimat yang terhubung. Selamat! Sudut pengucapan: "-m" akhir bukan "m" mulut tertutup; melainkan vokal SENGAU — bem, também, então, não.

porque / por isso

  1. Bia Mike, parabéns por terminar o A1! Como você conseguiu? Mike, selamat sudah menyelesaikan A1! Bagaimana kamu bisa?
  2. Mike Obrigado! Eu estudei todo dia, porque eu passei na prova. Terima kasih! Aku belajar tiap hari, karena aku lulus ujian. (slip: maksudnya "jadi aku lulus" — "porque" membalikkannya; hasil butuh "por isso")
  3. Bia Cuidado! "Porque" mostra a causa. Você quer mostrar o resultado, então é "por isso": "Estudei todo dia, POR ISSO passei". Hati-hati! "Porque" menunjukkan sebab. Kamu mau menunjukkan hasil, jadi pakai "por isso": "Estudei todo dia, POR ISSO passei".
  4. Mike Ah! "Porque" aponta para a causa, "por isso" para o efeito. Então: estudei muito, por isso passei. Ah! "Porque" menunjuk sebab, "por isso" menunjuk akibat. Jadi: aku belajar banyak, jadi aku lulus.
  5. Bia Isso mesmo! E consegue usar as duas na mesma frase? Tepat! Dan bisakah kamu memakai keduanya dalam satu kalimat?
  6. Mike Deixa ver: gosto de português porque é bonito, por isso vou continuar! Coba lihat: aku suka bahasa Portugis karena indah, jadi aku akan lanjut!

Fechando o A1 — Menutup A1

  1. Lucas Bia, chegamos ao fim do A1. Como foi a sua jornada? Bia, kita sampai di akhir A1. Bagaimana perjalananmu?
  2. Bia Foi difícil no começo, mas melhorou muito. Primeiro aprendi a me apresentar, depois a falar do passado. Awalnya sulit, tapi jadi jauh lebih baik. Pertama aku belajar memperkenalkan diri, lalu bicara soal masa lalu.
  3. Lucas Eu também! Gosto de estudar de manhã, porque fico mais concentrado. Aku juga! Aku suka belajar pagi hari, karena lebih fokus.
  4. Bia Faz sentido. Eu estudei bastante, por isso me sinto pronta para o A2. Masuk akal. Aku belajar cukup banyak, jadi aku merasa siap untuk A2.
  5. Lucas Então vamos comemorar! Podemos tomar um cafezinho ou um suco. O que você prefere? Kalau begitu ayo rayakan! Kita bisa minum kopi atau jus. Kamu suka yang mana?
  6. Bia Um suco, por favor! E parabéns para nós dois. Estou orgulhosa de nós! Jus saja, ya! Dan selamat untuk kita berdua. Aku bangga pada kita!
汉字PinyinPOSMeaning
e conj. dan
mas conj. tetapi
ou conj. atau
porque conj. karena
por isso conj. karena itu, jadi
então conj. jadi, kalau begitu
também adv. juga
além disso conj. selain itu
primeiro adv. pertama
depois adv. lalu, sesudah
finalmente adv. akhirnya
orgulhoso adj. bangga

Conectores: e, mas, porque, por isso, então Konektor: e, mas, porque, por isso, então

Você já sabe muita coisa; falta ligar as ideias. Os conectores fazem a fala soar natural em vez de picada. Os principais grupos: (1) JUNTAR — "e" (adição), "ou" (alternativa): "Fui à praia e comi um sorvete". (2) CONTRASTAR — "mas": "Estava cansado, mas fui à festa". (3) CAUSA — "porque" responde "por quê?" e vem ANTES do motivo: "Não fui PORQUE estava doente". (4) CONSEQUÊNCIA — "por isso", "então", "assim" vêm ANTES do resultado: "Estava doente, POR ISSO não fui". (5) ADIÇÃO — "também", "além disso": "Ele fala inglês; além disso, fala português". (6) SEQUÊNCIA para contar história — "primeiro… depois… finalmente / por fim": "Primeiro cheguei, depois comi, e por fim dormi". A ARMADILHA número um, típica de quem fala inglês: trocar CAUSA por CONSEQUÊNCIA. Em inglês "because" e "so" ligam frases em direções opostas, e é fácil confundir. Lembre: o "porque" olha para TRÁS, para a causa; o "por isso" olha para a FRENTE, para o efeito. "Estou cansado PORQUE trabalhei muito" (a causa é o trabalho) ✓; "Trabalhei muito, POR ISSO estou cansado" (o efeito é o cansaço) ✓. Se você trocar — "Estou cansado, por isso trabalhei muito" — o sentido fica ao contrário. Regrinha: PORQUE + a razão; POR ISSO + o resultado. Com isto, você fecha o A1 contando histórias inteiras, não só frases soltas. Parabéns por chegar até aqui!

Kamu sudah tahu banyak; yang kurang adalah menghubungkan gagasan. Konektor membuat ucapan terdengar alami alih-alih patah-patah. Kelompok utama: (1) MENGGABUNG — "e" (dan — penambahan), "ou" (atau — pilihan): "Fui à praia e comi um sorvete" (Saya pergi ke pantai dan makan es krim). (2) MENGONTRASKAN — "mas" (tetapi): "Estava cansado, mas fui à festa" (Saya lelah, tapi tetap pergi ke pesta). (3) SEBAB — "porque" (karena) menjawab "mengapa?" dan datang SEBELUM alasan: "Não fui PORQUE estava doente" (Saya tidak pergi karena sakit). (4) AKIBAT — "por isso", "então", "assim" datang SEBELUM hasil: "Estava doente, POR ISSO não fui" (Saya sakit, jadi saya tidak pergi). (5) PENAMBAHAN — "também", "além disso": "Ele fala inglês; além disso, fala português" (Dia bicara bahasa Inggris; selain itu, bicara bahasa Portugis). (6) URUTAN untuk bercerita — "primeiro… depois… finalmente / por fim": "Primeiro cheguei, depois comi, e por fim dormi" (Pertama saya tiba, lalu makan, dan akhirnya tidur). Jebakan nomor satu, khas penutur Inggris: menukar SEBAB dengan AKIBAT. Dalam bahasa Inggris "because" dan "so" menghubungkan klausa ke arah berlawanan, dan mudah tertukar. Ingat: "porque" menoleh ke BELAKANG, ke sebab; "por isso" menoleh ke DEPAN, ke akibat. "Estou cansado PORQUE trabalhei muito" (sebabnya pekerjaan) ✓; "Trabalhei muito, POR ISSO estou cansado" (akibatnya lelah) ✓. Kalau ditukar — "Estou cansado, por isso trabalhei muito" — maknanya terbalik. Aturan kecil: PORQUE + alasan; POR ISSO + hasil. Dengan ini, kamu menutup A1 dengan menceritakan kisah utuh, bukan sekadar kalimat lepas. Selamat sudah sampai sejauh ini!

  • Estou cansado porque trabalhei muito. Saya lelah karena banyak bekerja. (sebab: pekerjaan)
  • Trabalhei muito, por isso estou cansado. Saya banyak bekerja, jadi saya lelah. (akibat: lelah)
  • Queria ir à praia, mas estava chovendo, então fiquei em casa. Aku ingin ke pantai, tapi hujan, jadi aku di rumah.
  • Primeiro estudei português, depois viajei e finalmente fiz muitos amigos. Pertama saya belajar bahasa Portugis, lalu bepergian, dan akhirnya mendapat banyak teman.
  • Terminei o nível A1, e estou muito orgulhoso; além disso, quero continuar. Saya menyelesaikan level A1, dan sangat bangga; selain itu, saya ingin melanjutkan.

Want to actually learn this — with audio, spaced repetition and progress tracking?

Study in the app →

Report an issue

Spotted an error or have a suggestion? Every report helps us improve this content.