Want to actually learn this — with audio, spaced repetition and progress tracking?
Study in the app →Indonesian · BIPA 1 (A1) · Chapter 33
Naik apa ke sana? ¿Cómo llegas allí?
Vocabulario de transporte: naik, kendaraan, bus, kereta, mobil, motor, sepeda, pesawat, jalan kaki, dengan. Gramática clave: para ir en un vehículo, usa "naik" (montar/subir) + vehículo: "naik bus", "naik kereta", "naik motor". El patrón es sujeto + pergi ke + lugar + naik + vehículo: "Saya pergi ke kantor naik bus" (voy a la oficina en autobús). También puedes usar "dengan" (con/en) + vehículo: "pergi dengan bus". Para ir a pie hay una expresión especial "jalan kaki" (no "naik"). El inglés dice "by bus"; los angloparlantes usan "oleh" porque "oleh" es el "by" del diccionario — pero "oleh" marca al AGENTE de una oración pasiva ("dimakan oleh kucing" = comido por el gato), no el medio de transporte: "Saya pergi oleh bus" ✗ → "Saya pergi naik bus" ✓. Rincón de sonidos: "naik", "kendaraan", "sepeda".
Dialogue
Naik atau "oleh"? — ¿Naik u "oleh"?
- Budi Mike, kamu ke kampus naik apa? Mike, ¿cómo vas al campus?
- Mike Saya pergi oleh bus. Voy en autobús. (desliz: no "oleh" → usa "naik")
- Budi "oleh" itu untuk pelaku, misalnya "dimakan oleh kucing". Untuk kendaraan, pakai "naik bus". "oleh" es para el agente, p. ej. "dimakan oleh kucing" (comido por el gato). Para un vehículo, usa "naik bus".
- Mike Oh begitu. Saya pergi ke kampus naik bus. Ah, ya veo. Voy al campus en autobús.
- Budi Tepat! Atau "dengan bus". Kalau dekat? ¡Exacto! O "dengan bus". ¿Y si está cerca?
- Mike Kalau dekat, saya jalan kaki. Si está cerca, voy a pie.
Dialogue
Ke pantai naik apa? — ¿Cómo ir a la playa?
- Sari Besok kita ke pantai. Kita naik apa? Mañana vamos a la playa. ¿Cómo vamos?
- Mike Kita naik kereta, lalu naik bus dari stasiun. Vamos en tren y luego en autobús desde la estación.
- Sari Kenapa tidak naik mobil saja? ¿Por qué no vamos en coche?
- Mike Jalannya macet. Naik kereta lebih cepat. La carretera está atascada. El tren es más rápido.
- Sari Baik. Dari pantai ke hotel kita jalan kaki saja, ya. Vale. De la playa al hotel vamos a pie.
- Mike Setuju. Dekat, kok. De acuerdo. Total, está cerca.
Vocabulary
| 汉字 | Pinyin | POS | Meaning |
|---|---|---|---|
| naik | v. | montar, ir en | |
| kendaraan | n. | vehículo | |
| bus | n. | autobús | |
| kereta | n. | tren | |
| mobil | n. | coche | |
| motor | n. | moto | |
| sepeda | n. | bicicleta | |
| pesawat | n. | avión | |
| jalan kaki | v. | ir a pie, caminar | |
| dengan | prep. | con, en (medio) |
Grammar
naik + kendaraan — pergi dengan kendaraan naik + vehículo — ir en transporte
Untuk berkata kamu pergi dengan sebuah kendaraan, bahasa Indonesia memakai kata kerja "naik" (secara harfiah "naik/menaiki") langsung diikuti kendaraan: "naik bus", "naik kereta", "naik motor", "naik pesawat". Polanya: subjek + pergi ke + tempat + naik + kendaraan — "Saya pergi ke kantor naik bus". Alternatif yang lebih formal adalah "dengan" (dengan/memakai) + kendaraan: "Saya pergi dengan bus". Keduanya benar. Kekecualian penting: untuk berjalan, JANGAN pakai "naik" — ada ungkapan tetap "jalan kaki" (harfiah "jalan dengan kaki"): "Rumahnya dekat, jadi saya jalan kaki". Dalam bahasa Inggris kita berkata "by bus", "by train", jadi penutur Inggris mencari padanan "by" dan menemukan "oleh". Tapi "oleh" hanya menandai PELAKU pada kalimat pasif — "Nasi dimakan oleh kucing" (the rice was eaten by the cat) — bukan alat yang kamu tumpangi. Jadi "Saya pergi oleh bus" ✗ salah; yang benar "Saya pergi naik bus" ✓ (atau "dengan bus").
Para decir que vas a algún sitio en un vehículo, el indonesio usa el verbo "naik" (literalmente "subir/montar") seguido directamente del vehículo: "naik bus", "naik kereta", "naik motor", "naik pesawat". El patrón es sujeto + pergi ke + lugar + naik + vehículo — "Saya pergi ke kantor naik bus" (voy a la oficina en autobús). Una alternativa más formal es "dengan" (con/usando) + vehículo: "Saya pergi dengan bus". Ambas son correctas. Excepción importante: para caminar, NO uses "naik" — hay una expresión fija "jalan kaki" (literalmente "andar a pie"): "Rumahnya dekat, jadi saya jalan kaki" (su casa está cerca, así que voy a pie). En inglés decimos "by bus", "by train", así que los angloparlantes buscan un equivalente de "by" y encuentran "oleh". Pero "oleh" solo marca al AGENTE en una oración pasiva — "Nasi dimakan oleh kucing" (el arroz fue comido por el gato) — no aquello en lo que viajas. Por eso "Saya pergi oleh bus" ✗ es incorrecto; la forma correcta es "Saya pergi naik bus" ✓ (o "dengan bus").
- Saya pergi ke kantor naik bus. Voy a la oficina en autobús.
- Dia pulang naik kereta. Ella vuelve a casa en tren.
- Kami ke pasar naik motor. Vamos al mercado en moto.
- Rumahnya dekat, jadi saya jalan kaki. Su casa está cerca, así que voy a pie.
pronunciation
Want to actually learn this — with audio, spaced repetition and progress tracking?
Study in the app →